Jadwal Fenomena Langit Juli 2017




Konjungsi Bulan & Jupiter 
tanggal 9 Juli 2016

TANGGAL:

1 JULI , Konjungsi Bulan & Jupiter pukul 18.00 s/d 23.30 waktu setempat.


2 JULI, Konjungsi Bulan & Spica pukul 18.00 s/d 00.00 waktu setempat.


7 JULI, Konjungsi Bulan & Saturnus pukul 18.00 s/d 03.30 waktu setempat.


8 JULI, Fase Bulan Purnama


16 JULI, Istiwa Adhom
karena matahari berada tepat di atas ka’bah maka semua bayangan benda tegak tentu saja akan mengarah pada Ka’bah. Jadi, kita dapat memanfaatkan peristiwa ini untuk mengoreksi arah kiblat pada masjid, mushola, surau bahkan rumah kita sendiri.Istiwa a’dhom sendiri terjadi pada tanggal 28 Mei & tanggal 16 Juli. Untuk tanggal 16 Juli terjadi mulai pukul pukul 12.27 waktu Arab atau di Indonesia pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA.

20 JULI, Konjungsi Bulan & Aldebaran pukul 03.00 s/d 05.00 waktu setempat arah timur.


21 JULI, Konjungsi Bulan & Venus pukul 03.30 s/d 05.00 waktu setempat arah timur.
 

25 JULI, Konjungsi Bulan & Merkurius pukul 18.00 s/d 19.00 waktu setempat arah barat.


28 JULI, Konjungsi Bulan & Jupiter pukul 18.00 s/d 22.00 waktu setempat.


28-29 JULI, Hujan Meteor Delta-Aquarids
Setelah Eta Aquarid, kini giriran meteor-meteor dari Delta Aquarid yang akan melesat dari arah Rasi Aquarius. Puncak Delta Aquarid berlangsung mulai tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Diperkirakan sebanyak 20 meteor per jam akan melesat dari arah Rasi Aquarius di langit zenit. Bulan fase sabit akan tenggelam sebelum tengah malam sehingga cahaya bulan tidak akan mengganggu pengamatan.

29 JULI, Formasi segitiga Bulan, Jupiter, dan Spica pukul 18.00 s/d 22.00 waktu setempat.

Gerhana Bulan Sebagian 8 Agustus 2017


Gerhana Bulan Sebagian terjadi dimana dalam orbitnya Bulan masuk ke dalam sebagian bayang-bayang gelap dari Bumi (Umbra), akibatnya jika di amati dari Bumi sebagian dari permukaan Bulan akan nampak gelap tak terlihat bulat utuh seperti purnama biasanya.

Pada tanggal 7-8 Agustus nanti gerhana bulan sebagian akan terjadi dengan intensitas kurang lebih 25% , Bulan saat gerhana akan masuk ke dalam bayang-bayang inti bumi (umbra) hingga 25% atau seperempat saja tidak sampai ke total. Dimana saat puncak gerhana bulan sebagian kita akan melihat permukaan Bulan Purnama akan tertutupi bayangan bumi sebagian sampai 25%. Gerhana Bulan Sebagian tanggal 7-8 Agustus 2017 merupakan gerhana seri saros yang ke 119 (62 dari 83). Durasi waktu terjadinya gerhana bulan sebagian ketika Bulan masuk ke dalam bayang-bayang bumi (Umbra) berlangsung selama 1 Jam 55 menit.

Gerhana bulan sebagian 7-8 Agustus 2017 ini akan teramati jelas di beberapa belahan dunia antara lain  di negara-negara benua Afrika, Timur Tengah, Asia Barat, Asia Selatan, Asia Timur, Australia, dan Asia Tenggara termasuk negara kita IndonesiaUntuk negara Indonesia sendiri gerhana bulan sebagian dapat disaksikan pada tanggal 8 Agustus 2017 lepas tengah malam berikut waktu terjadinya di tiga zona waktu Indonesia:

Info Grafik gerhana bulan sebagian 8-8-2017
oleh Fred Espenak
Indonesia Barat
  • Kontak Awal   : 00.22 WIB
  • Puncak (25%) : 01.20 WIB
  • Kontak Akhir : 02.18 WIB
Indonesia Tengah
  • Kontak Awal   : 01.22 WITA
  • Puncak (25%) : 02.20 WITA
  • Kontak Akhir : 03.18 WITA
Indonesia Timur 
  • Kontak Awal   : 02.22 WIT
  • Puncak (25%) : 03.20 WIT
  • Kontak Akhir : 04.18 WIT

Gerhana bulan sebagian 8 Agustus 2017 merupakan satu-satunya gerhana yang dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia di tahun ini. Jadi, jangan sampai terlewatkan fenomena gerhana bulan yang satu ini meskipun waktu terjadinya gerhana berada pada jam-jam tidur manusia. Ditambah fenomena GBS ini bertepatan dengan dengan puncak musim kemarau di Indonesia , dimana kemungkinan cuaca cerah saat pengamatan nantinya pada tanggal 8 Agustus 2017. Setelah ini gerhana bulan dapat disaksikan lagi pada tahun 2018 dimana Indonesia bisa menyaksikan 2X Gerhana Bulan Total tepatnya pada tanggal 31 Januari & 28 Juli 2018.

Jadwal Fenomena Langit Juni 2017


TANGGAL :

3 = Konjungsi Bulan - Jupiter pukul 18.00 s/d 01.00 WS.

3 = Elongasi Venus
Venus mulai terlihat di langit timur saat fajar pada Maret 2017 dan akan mencapai posisi tertingginya pada fajar hari ini. Dengan ketinggian hingga 46 derajat dari horison Venus akan sangat mudah untuk ditemukan. Jika diamati dengan mata telanjang Venus akan terlihat sebagai bintang putih terang. Setelah ini posisi Venus akan menurun dengan lambat hingga mulai tenggelam dan berpindah ke langit barat saat senja pada Januari 2018.

4 = Formasi Bulan, Jupiter, dan Spica pukul 18.00 s/d 01.00 WS.

8 = Konjungsi Bulan - Antares pukul 18.00 s/d 04.00 WS.

9 = Konjungsi Bulan - Saturnus pukul 18.00 s/d 01.00 WS.

9 = Bulan Purnama Apogee 
Merupakan bulan purnama terjauh tahun ini dalam dunia astrologi fenomena ini disebut Micro Moon lawan dari SuperMoon. Pada hari itu Bulan berada pada jarak sekitar 406.000 Km dari Bumi.

15 = Oposisi Saturnus
Sama seperti Jupiter, karena Saturnus adalah planet luar, maka oposisi bisa terjadi setiap tahunnya. Di tahun 2017, oposisi Saturnus, atau ketika Matahari-Bumi-Saturnus berada dalam satu garis lurus akan terjadi tanggal 15 Juni. Sang planet bercincin ini akan berada di jarak terdekat dengan Bumi dan wajahnya akan sepenuhnya diterangi oleh Matahari jika diamati dari Bumi. Jika kita amati dengan teleskop akan terlihat cincin nan indah dari planet ini.

21 = Konjungsi Bulan - Venus pukul 03.00 s/d Sunrise WS arah timur langit.

21 = Juni Solstice
Titik balik Matahari Juni atau solstis Juni bakal terjadi pada pukul 11:24 WIB di tanggal ini. Solstis Juni menandai peristiwa ketika kutub utara Bumi yang akan lebih condong ke arah Matahari. Ini juga adalah hari pertama musim panas (summer solstice) di belahan Bumi utara dan hari pertama musim dingin (winter solstice) di belahan Bumi selatan.

24 = Ijtimak (Penentuan 1 Syawwal 1438 H)

28 = Konjungsi Bulan - Regulus pukul 18.00 s/d 21.00 WS.


Jadwal Fenomena Langit Bulan April 2017




1 APRIL = Konjungsi Bulan – Aldebaran.
Kedua objek langit ini hanya terpisah jarak 1 derajat jika di amati dari Bumi atau kalau kita ibaratkan jaraknya hanya sebatas jari kelingking jika kita menunjuknya. Konjungsi ini bisa diamati selepas senja mulai pukul 18.00 s/d 21.30 WS arah barat.

7 APRIL = Konjungsi Bulan Regulus, bisa disaksikan mulai pukul 18.00 s/d 02.00 WS.


8 APRIL = Oposisi Jupiter
Pada hari itu planet Jupiter berada pada garis lurus/sejajar antara Matahari-Bumi-Jupiter, akibatnya planet Jupiter akan nampak putih cemerlang sekali dengan magnitudo semu -2,2. Dan apabila kita amati dengan teleskop Jupiter nampak seperti purnama dikarenakan terlihat penuh dan terang, oposisi jupiter dapat teramati sepanjang malam ketika mulai terbit pukul 18.00 s/d 05.00 waktu setempat.

10 APRIL = Konjungsi Bulan – Jupiter, bisa disaksikan mulai pukul 18.00 s/d 05.00 WS.


11 APRIL = Formasi Bulan – Jupiter – Spica, bisa disaksikan mulai pukul 18.00 s/d 05.00 WS.


11 APRIL = Fase Bulan Purnama


16 APRIL = Konjungsi Bulan – Saturnus, bisa disaksikan mulai pukul 22.00 s/d 05.00 WS.

22-23 APRIL = Puncak Hujan Meteor Lyirids (20 meteor/jam)
Hujan meteor ini akan mencapai puncaknya di tanggal ini, 23 April 2017. Namun,  humet ini sebenarnya sudah terjadi pada rentang waktu 19-25 April. Titik radian hujan meteor ini adalah rasi bintang Lyra, dan diperkirakan akan mencapai intensitas 20 meteor per jam, dapat diamati dengan mata telanjang di seluruh Indonesia. Fase bulan sabit tua pada malam itu tidak akan menganggu pengamatan karena cahayanya yang redup. Hujan Meteor Lyirids dapat teramati selepas tengah malam sampai shubuh.

24 APRIL = Konjungsi Bulan – Venus, bisa disaksikan mulai pukul 04.00 s/d 05.00 WS arah timur langit.

28 APRIL = Formasi Bulan - Aldebaran - Mars, bisa disaksikan mulai pukul 18.00 s/d 19.00 WS arah barat langit.

Daftar Kota di Indonesia Yang Dilalui Garis Khatulistiwa

                         Sumber: Ma'rufin Sudibyo

Kota yang dilalui garis khatulistiwa – Howdy Borneans! tahukah kalian kota yang dilalui garis khatulistiwa di Indonesia? Indonesia merupakan salah satu negara yang dilewati garis khatulistiwa. Garis khatulistiwa membentang dan membelah pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Keistimewaan garis khatulistiwa yang membelah indonesia in sampai menginspirasi salah satu band kenamaan indoensia untuk membuat lagu berjudul Nadi Khatulistiwa, sebelum melanjutkan pembahasan, ayo simak lagunya.

Garis khatulistiwa atau Equator lebih identik dengan kota Pontianak karena garis semu ini tepat melintas di tengah ibu kota provinsi Kalimantan barat ini. Namun, tahu kah kalian kota-kota lain di Indonesia yang dilalui garis khatulistiwa?

Pengertian Garis Khatulistiwa
Garis Khatulistiwa adalah garis imajinasi membelah bumi dan terbentang dari timur ke barat pada permukaan bumi dan persis ditengah tengah antara kutub selatan dan utara. Garis ini membagi bumi menjadi belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Horizon / khatulistiwa sangatlah penting bagi keperluan untuk navigasi dan penanda koordinat suatu tempat.

Hubungan Antara Iklim dan Khatulistiwa
Daerah Khatulistiwa memilii perbedaan sisi dunia yang lain  perihal lingkungan fisik serta aplikasi geografisnya. Salah satu perbedaan terbesar ialah perbedaan iklim. Daerah khatulistiwa memiliki pola dominan yaitu hangat dan basah atau hangat dan kering sepanjang tahun. Selain itu, sebagian besar daerah khatulistiwa juga merupakan daerah yang lembab. Adapun, pola-pola iklim di Khatulistiwa tersebut disebabkan karena  banyaknya menerima radiasi matahari. Semakin jauh dari daerah khatulistiwa, paparan matahari akan semakin berkurang dan iklim dapat berkembang dan berubah.Wilayah khatulistiwa sering sekali diidentikkan dengan daerah berwilayah tropis. Wilayah ini memiliki flora dan fauna  yang beranekaragam , dan merupakan wilayah yang memiliki jumlah persebaran flora dan fauna terbanyak. Salah satu  ciri khas flora dan fauna daerah ini ialah adanya hutan hujan tropis.

Negara-Negara di Sepanjang Garis Khatulistiwa
Garis ini membentang melalu berbagai Negara di dunia. Lebih dari 12 negara di dunia dilewati oleh garis ini. Beberapa Negara seperti Gabon, Kongo, Uganda, Kenya, Somalia, Indonesia, Ekuador, Kolombia dan Brasil. Biasanya di daerah perlintasan tersebut sering ditandai dengan monument-monument Ekuator yang berdiri tegak.

Kota yang Dilalui Garis Khatulistiwa di Indonesia
Berikut daftar daerah dan kota yang dilalui garis khatulistiwa dari ujung barat ke timur:

1. Kota Bonjol
Tugu Equator di Bonjol

Kota Bonjol yang merupakan tempat kelahiran salah satu pahlawan nasional, Tuanku Imam Bonjol berada di provinsi Sumatra Barat. Tepatnya berada di kecamatan Bonjol, kabupaten Pasaman.

Sebagai kota yang dilalui garis khatulistiwa, kota ini masih belum sepopuler Pontianak. Mungkin dikarenakan promosi daerah yang masih belum maksimal jika dibandingkan dengan Pontianak yang menjadikan garis khatulistiwa sebagai ikon pariwisata kota bahkan provinsi.

Sama halnya di kota Pontianak, di Bonjol juga terdapat tugu yang menandakan perlintasan garis khatulistiwa. Tugu tersebut bernama tugu Equator dengan bangunan berbentuk bola dunia.

2. Lintas Riau – Sumbar
Tugu Khatulistiwa Sakido Mura

Perlintasan garis khatulistiwa ini berada di di  Kabupaten 50 Kota, tepi jalan lintas Riau – Sumbar. Di tandai dengan adanya Tugu Khatulistiwa Koto Alam. Tugu yang juga disebut dengan Sakido Mura atau Telur Gajah ini didirikan pada saat zaman penjajahan Jepang.

3. Riau
Tugu Khatulistiwa di Riau

Provinsi Riau jugamerupakan kota yang dilalui garis khatulistiwa. ditandai dengan adanya 2 buah tugu khatulistiwa. Yang pertama terletak  di Dusun Tua, Kabupaten Pelalawan. Berada persis di jalan lintas Timur pulau Sumatra. Sedangkan yang kedua berada di  Lipat Kain, Kabupaten Kampar. Berada di  jalan lintas kota Pekanbaru – Kuansing. Pada puncak tugu ini juga terdapat bola dunia yang lengkap dengan gambar petanya, dan terdapat pagar besi yang mengelilingi tugu.

4. Kepulauan Batu
Kepulauan batu terletak di sebelah barat pulau Sumatera diantara pulau Siberut dan Nias. Wilayah kepualan Batu termasuk dalam wilayah administratif kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara.  Kepualauan ini kerap manjadi tujuan wisata karena menwarakan pemandangan alam yang sangat indah. Suasana pantai yang masih sangat terjaga dan terawat menjadi daya tarik para pengunjung.

Ditengah keindahan kepulauan batu, banyak orang yang tidak mengetahui jika pulau ini merupakan kota yang dilalui garis khatulistiwa. Tidak ada tanda khusus untuk menandakan lintasan garis. Mungkin jika pemerintah dapat memadukan potensi wisata garis khatulistiwa dengan potensi wisata alam, kepualan batu akan menjadi tempat wisata yang menarik

5. Kepulauan Lingga
Tugu khatulistiwa di Lingga

Garis khatulistiwa juga melintasi kepulauan Lingga. Gugusan Pulau ini berada di timur Pulau Sumatra dan selatan Kepualaun Riau. Sama halnya dengan kepulauan batu, kepulauan ini juga menawarkan keindahan pantai yang luar biasa, namun jejak perlintasan garis khatulistiwa tidak terlihat. Garis khatulistiwa melintasi pulau utama di kepulauan yang mayoritas dihuni oleh suku melayu, bugis, dan tionghoa ini, yaitu di sebelah utara pulau Lingga.

6. Kota Pontianak
Tugu Khatulistiwa Pontianak Tahun 1990 – Sekarang

Di Indonesia, Garis Khatulistiwa sangat identik dengan kota Pontianak. Hal ini dikarenakan hanya di tempat ini lah garis khatulistiwa tepat membelah pusat ibu kota provinsi. Sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Barat, sektor pembangunan tentu akan lebih baik dibandingkan daerah lain. Disamping itu, Pontianak menjadikan garis khatulistiwa sebagai ikon dan ciri khas kota sehingga semakin menguatkan imej Pontianak sebagai kota khatulistiwa.

Garis khatulistiwa melintas tepat di jalan Khatulistiwa, Siantan, Kecamatan Pontianak Utara. Perlintasan garis ditandai dengan berdirinya sebuah tugu khatulistiwa dan taman kota yang bernama khatulistiwa park. Tugu yang dibangun belanda pada tahun 1928 ini menjadi daya tarik bagi setiap orang yang berkunjung ke Kalimantan barat.

7. Kabupaten Kutai Kartanegara
Tugu Khatulistiwa Santan Ulu

Garis khatulistiwa di Kutai Kartanegara di tandai dengan adanya tugu Khatulistiwa di Desa Santan Ulu. Berada di KM 25 Jalan Poros Bontang – Samarinda. Tugu ini diresmikan oleh Panglima ABRI Jendral TNI Faisal Tanjung pada tahun 1993. Bangunan Tugu berbentuk lingkaran memiliki tinggi sekitar 30 meter. Pada puncaknya terpasang arah mata angin dan tulisan posisi tugu yang tepat di 00′ 00’ 00′ dan 117′ 21’ 47′ Bujur Timur.

8. Sulawesi Tengah
Tugu Khatulistiwa di Sulawesi

Penanda garis khatulistiwa di Sulawesi Tengah berada di Desa Siney, Kab Parigi Moutong, 160 Km sebelah utara Palu. Adapun ditandai dengan adanya Tugu Khatulistiwa Parigi Moutong. Tugu yang dibagun tanggal 1992 ini memiliki ketinggian 7 meter.

9. Kepulauan Kayoa, Halmahera Selatan
Tugu Khatulistiwa di Kayoa

Kayoa sangat terkenal dikalangan para pelancong penggemar wisata pantai dan bawah laut. Pasalnya, pulau ini memiliki aneka ragam jenis biota laut dan terumbu karang yang sangat indah. Kepulauan ini terletak di sebelah barat pulau Halmahera dan termasuk dalah wilayah kabupaten Halmahera selatan, Maluku Utara. Garis khatulistiwa melewati pulau Kayoa induk, ditandai dengan adanya tugu khatulistiwa

10. Pulau Gebe
Gebe berada di Maluku Utara Indonesia. Terletak di ujung tenggara kaki Pulau Halmahera. Secara administratif masuk ke Kecamatan Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Secara geografis, Pulau ini berada di ujung dan berbatasan langsung dengan Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat.

11. Pulau Amberi
Tugu Khatulistiwa di Raja Ampat

Pulau Amberi juga sering disebut dengan pulau Waigeo. Pulau ini berada di bagian timur Indonesia, tepatnya di Papua Barat. Pulau ini merupakan bagian dari kepulauan raja ampat. Perlintasan garis khatulistiwa berada di Pulau Kawe distrik Waigeo Barat Daratan, Kabupaten Raja Ampat. Ditandai dengan adanya tugu khatulistiwa yang berdiri megah. Pulau ini sangatlah terkenal dengan kekayaan lautnya. Dengan diberdirinya tugu khatulistiwa tersebut tentu akan lebih menunjang sektor pariwisata.

Demikian beberapa daerah di Indonesia yang dilalui garis khatulistiwa. Semoga kita lebih dapat mengenaldan mengembangkan  kekayaan bangsa ini. Semoga bermanfaat !

Sumber foto :

kompasiana.com
inddit.com
borneochannel.com